Merelakan dan mengikhlaskan.
Saya pernah terfikirkan, untuk apa sebuah hubungan?
Seberapa penting lamanya? Jika pada akhirnya tidak ditakdirkan untuk bersama.
Seberapa penting lamanya? Jika pada akhirnya tidak ditakdirkan untuk bersama.
I was a fool.
Namun, bisa dilihat bahwa itulah gambaran hidup.
Lengkapan puzzle-puzzle yang mewarnai cerita kita didunia.
Ada yang berwarna terang, gelap, dan bahkan tidak berwarna sama sekali.
Semuanya hanya sementara.
Singgah.
Yang bisa dilakukan hanyalah berikan yang terbaik.
Be kind.
Be grateful.
Boleh terinfeksi virus dengan perasaan ikhlas juga bahagia dari “berikan yang terbaik” tadi.
Tapi kamu harus bisa menemukan obatnya.
Control yourself is the most important.
Menangis?
Feeling blue?
It's human nature.
Fase yang selalu dilalui.
Learn from it, and remember you’ll gonna be alright as soon as possible.
Ikhlas dan rela, selalu akan menyusul.
Semangat dari jay ~
No comments:
Post a Comment
Komentar saja apa yang kalian suka, let's be friend:)